Kumpulan Pidato Anak Islami


 MAN JADDA WAJADA

Assalamualaikum wr.wb.

Bismillahirrahmanirrahim.

Allhamdulillahirrobbil Alamin. Wa bihi nasta’inu ‘ala umuriddunya waddin.

Assolatu Wassalamu ala  sayyidina wamaulana muhammadin, wa’ala alihi wa ashabihi ajma’in, amma ba’du

 

Dewan juri yang kami hormati

Ustadz ustadzah yang kami taati

Teman – temanku peserta lomba pidato yang berbahagia..

 

Hadirin Wal Hadirat Rohimakumulloh

Pada kesempatan yang ta’zim ini, saya akan menyampaikan tausiyah tentang “siapa bersungguh – sungguh akan berhasil”

 

Teman – temanku yang berbahagia...

Sesungguhnya jika kita semua merenungi seluruh jalan hidup kita di dunia ini, niscaya akan kita dapati bahwasanya segala sesuatu di alam ini tidaklah akan bisa dicapai ataupun didapat dengan mudah. Semua yang kita harapkan, segala yang kita inginkan dan kita cita-citakan mustahil bisa didapatkan hanya dengan berpangku tangan. Kesuksesan dan keberhasilan yang didapatkan dalam hidup tentu tidak datang secara tiba-tiba tetapi melalui proses yang panjang. Melalui suatu usaha atau yang biasa dinamakan ikhtiar.

Allah berfirman dalam surat Ar-Ra’d ayat 11 :

Innallaha laa yugayyaru maa biqaumin hatta yugayyaru maa bi anfusihim”

Artinya : Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.

Teman-temanku yang saya cintai...  

Setiap manusia yang berusaha pasti ingin mendapatkan keberhasilan. Tidak ada satu pun manusia yang ingin gagal atas usahanya. Segala bentuk iktiar dilakukan untuk mendapatkan tujuan yang diinginkan. Apakah itu dalam hal pekerjaan, belajar, hingga masalah kehidupan yang lain.

Ada beberapa usaha atau ikhtiar yang harus dilakukan dalam rangka meraih kesuksesan dan keberhasilan. Yang kali ini saya kemas dengan istilah SURAMADU.

Mau tahu apa itu SURAMADU?....Sungguh –sungguh, Rajin dan kerja keras, Maju terus pantang menyerah, tawadu

1. Sungguh – sungguh

Nilai keberhasilan diukur dari seberapa besar kesungguhannya. Dalam menggapai cita-cita diperlukan kesungguhan yang mendalam.  Jangan hanya  setengah-setengah. Kadang kita ragu akan akan kemampuan diri dan berkata saya belum bisa ini  dan hanya bisa begini . Kalau kita sadar dengan kekurangan kita, maka sikap yang tepat adalah berusaha terus untuk meningkatkan kemampuan diri . Kita tahu, tidak ada bayi yang baru lahir bisa naik sepeda, semuanya butuh berproses. Maka, tidak ada alasan bagi kita untuk mengucapkan kata-kata pesimis, berusaha dan terus berusaha sampai berhasil. Man jadda wajada, siapa bersungguh – sungguh pasti berhasil .

 

2. Rajin dan bekerja keras

            Keberhasilan tidak akan pernah datang kepada orang yang malas. Keberhasilan hanya dapat diraih dengan rajin dan kerja keras.  Berusaha dan berjuanglah sekuat tenaga untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Rosululloh Shollallohu Alaihi Wa Sallam telah bersabda :


اَلْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ

Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah dari mukmin yang lemah . (HR. Muslim).

 

            Perjuangan yang harus dilalui tentulah tidak semudah membalik telapak tangan. Keringat dan kerja keras harus menyertai tiap langkah kita. Dengan bekerja keras akan timbul sebuah sikap optimis dalam diri kita. Dengan kerja keras kita akan lebih menghargai proses, dan  dengan kerja keras keberhasilan yang kita dapatkan akan terasa sangat membanggakan.

 

3.Maju terus Pantang menyerah

Dalam hidup ini ada yang berhasil dan ada yang gagal.  Jika sudah melakukan suatu usaha, kemudian belum mendapatkan apa yang diinginkan, kurang memuaskan dan tidak sesuai dengan harapan, maka teruslah mencoba, mencoba dan mencoba.  

Kunci utama dalam menghadapi kegagalan adalah berjiwa besar. Kita tidak boleh mengatakan bahwa kegagalan yang kita hadapi adalah kesialan dalam hidup kita. Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.

Bagi seorang mukmin sejati, tidak ada kata kecewa, menyerah apalagi putus asa. Jika seorang mukmin mengalami kegagalan, maka ia akan sanggup ridha, ikhlas, tetap berprasangka baik dan berpikir positif. Hatinya ia gantungkan kepada Allah. Dalam hatinya ia memiliki keyakinan yang penuh bahwa kegagalan yang dialaminya saat ini hanyalah bagian kecil dari kesuksesan besar yang akan dicapainya di masa mendatang.

 

Sebagaimana Allah telah berfirman dalam al-isyiroh ayat 5 – 6 :

Fainnama ‘al ‘usri yusron innama ‘al yusri yusro

Karena sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.


4. Tawadu’

         Tawadu’ adalah sikap merendahkan diri dihadapan Allah SWT. Bentuk dari sikap tawadu’ kita kepada Allah sebagai muslim adalah dengan berdo’a

Doa merupakan salah satu bentuk ibadah yang paling mulia di mata Allah SWT dan juga memiliki kekuatan luar biasa. Doa adalah sarana komunikasi hamba kepada Tuhannya. Doa adalah jalan hamba mengetuk  pintu Tuhannya.

 

Allah berfirman dalam surat al Mukmin ayat 40

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ 

Dan Tuhanmu berfirman:“Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu.

Kesuksesan maupun kegagalan adalah gabungan antara dua unsur, yaitu usaha manusia dan pertolongan Allah. Usaha tanpa doa adalah suatu kesombongan . dan sungguh Allah tidak menyukai orang – orang yang sombong. Agama Islam menganjurkan setiap manusia dalam berikhtiar harus diiringi dengan doa. Jangan pernah sekalipun berpikir bahwa kita bisa berhasil tanpa pertolongan Allah SWT karena setiap keberhasilan yang sudah kita capai itu semua karena Allah .

Hadirin rahimakumullah ...

               Dari uraian diatas , marilah kita berusaha  merubah diri kita masing-masing menjadi pribadi-pribadi ­ yang lebih baik. Tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha.

Ingat…hidup di dunia ini Cuma sekali dan tidak akan terulang lagi, karena itu, kita harus berusaha dan berjuang sekuat tenaga untuk mengisi kehidupan ini dengan karya-karya terbaik.

Raih kesuksesan dengan SURAMADU

Raih keberhasilan dengan SURAMADU

Raih Prestasi dengan SURAMADU

Raih cita – cita dengan SURAMADU

Apa itu SURAMADU ... Sungguh – sungguh... Rajin dan kerja keras... Maju terus pantang menyerah..Tawadu’

 

Hadirin wal hadirat Rahimakumullah...

       Yang terakhir mari kita berdoa bersama – sama , mudah – mudahan Allah SWT memberikan kemudahan, kekuatan, kesabaran kepada kita sehingga menjadi insan yang berakhlaqul karimah dan mampu meraih kesuksesan dunia dan akhirat. Amin ya rabbal alamiin.

 

Demikian yang  dapat saya sampaikan . Semoga bermanfaat.

Akhirul kalam. Wal ‘afwu minkum..

Ihdinasyirothol mustakim


Wassalamu Alaikum Wr.Wb

Comments