Kumpulan Pidato Anak Islami


 

MARI MEMAKMURKAN MASJID

 

Assalamualaikum wr.wb.

Para alim ulama yang kami ta’dzimkan

Hadirin rahimakumullah ....

Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan pidato berjudul “ Mari Kita Memakmurkan Masjid “

Hadirin yang di rahmati Allah …

Allah SWT berfirman dalam surat At Taubah ayat 18 :

Yang Artinya :

Sungguh yang memakmurkan masjid – masjid Allah adalah orang – orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian.

 

         Ayat tersebut menunjukkan besarnya keutamaan memakmurkan masjid , bahkan perbuatan terpuji ini merupakan bukti benar imannya hati seorang hamba.

Lalu apa yang dimaksud dengan memakmurkan masjid ?

Memakmurkan masjid adalah benar – benar menjadikan masjid sebagaimana fungsinya .

Fungsi masjid yang paling utama adalah tempat melaksanakan ibadah shalat berjamah. shalat berjamaah adalah ajaran yang benar – benar ditekankan oleh rasulullah SAW kepada kaum muslim.

           Masjid juga sebagai pusat kehidupan umat muslim. Masjid tidak hanya digunakan untuk beribadah shalat saja tetapi juga beberapa hal yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan, sosial, budaya. Contohnya :

Khotmil quran, pengajian , peringatan hari besar islam, belajar alquran, bahtsul masail, shalawatan dan masih banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan di masjid.

           Tapi kenyataannya, persepsi umat islam dalam proses memakmurkan masjid cenderung memakmurkan dalam arti fisik. Masjid dibangun begitu megah, indah dan nyaman. Hal seperti ini memang tidak salah, tetapi apa manfaatnya bangunan megah , mewah , indah, nyaman, jika masjid tersebut tidak ada jamaahnya. Betul apa betul ….

 

Hadirin rahimakumullah ….

Saya akan mendendang kan sebuah lagu ... hadirin bisa mengikutinya....

 

Tabuh berbunyi gemparkan alam sunyi

Berkumandang suara azan

Mendayu memecah sepi

Selang seling sahutan ayam

Tetapi insan walaupun ada hanya

Mata dibuka dipejam lagi

Hatinya penuh benci

Berdengkurlah kembali

Begitulah peristiwa disubuh hari

Setiap pagi setiap hari …

 

            Teman – temanku , kutiban lagu tadi menceritakan tentang apa ?? tentang peristiwa diwaktu shubuh , dimana ketika azan berkumandang sebagian umat islam bukan bangun untuk kemasjid tetapi … bangun lagi .. tidur lagi… ambil selimut ..lanjutkan mimpi… betul apa betul ...

 

Hadirin rahimakumullah …

Dalam kitab Riyadhus Sholihin Al Imam An Nawawi meriwayatkan banyak hadits tentang kemulian melangkah menuju masjid, solat berjamaah di masjid dsb.

 

Dari Abu Hurairah  Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa pergi ke masjid pada waktu pagi atau sore hari, maka Allah menyediakan untuknya suatu hidangan – yang lazim diberikan untuk tamu di syurga, setiap kali ia pergi pagi atau sore hari itu.” (Muttafaaq ‘alaih)

 

Hadits tersebut telah jelas menyebutkan , siapa yang mau membangun dalam arti memakmurkan masjid maka Allah akan membalas yang serupa di surga.

Lalu apa alasan kita untuk enggan berjamaah di masjid, enggan untuk berangkat mendengarkan pengajian di masjid, enggan untuk memakmurkan masjid…

Allahumma sholli ala Muhammad….

 

kehidupan di zaman ini

semakin jauh dari agama

Tidak taat perintah Nabi

Televisi jadi panutannya

Gaya hidup semakin melejit

Lupa waktu lupa kewajibannya

Dengar azan tidak ke masjid

Malah nonton ikatan Cinta

sholatullah … salamullah ….

 

Bapak ibu dan kawan semua

Mari ramaikan masjid bersama

Lima waktu kita berjamaah

Insyaallah hidup jadi berkah ..

Solatullah ... salamullah...

 

Hadirin rahimakumullah ….

Yang terakhir , saya mengajak diri saya  dan semua yang hadir di majlis ini, mari kita memakmurkan masjid dengan berbagai kegiatan ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT. Jangan orang – orang tua saja yang memfungsikan masjid, alangkah indahnya jika generasi muda ramai memakmurkan masjid, dengan penuh semangat muda, penuh energy, memnbangun aqidah yang kuat  dengan kegiatan yang bermanfaat untuk dunia yang nantinya akan menjadi jembatan menuju kebahagiaan di akhirat. Amin allahumma.. amiin.

 

Demikian yang dapat saya sampaikan ..

Tidak ada gading yang tak retak.. tidak ada sesuatu yang sempurna .. karena sesungguhnya kesempurnaan hanya milik Allah..

Akhirul kalam …

Wallahul muwafiq ila aqwamittariq

Wassalamualaikum w.wb

Comments

Popular posts from this blog

Kumpulan Pidato Anak Islami

Gerakan Fatayat Menulis