Kumpulan Pidato Anak Islami
GENERASI MASA DEPAN BANGSA
YANG QURANI
Assalamualaikum
wr. Wb.
Hadirin yang berbahagia...
Saat ini kita berada di zaman digital. media
internet menjadi salah satu media terbesar yang saat ini digunakan. Yang baik
dan yang buruk semua ada. Dan hal inilah juga yang menjadi penyumbang terbesar
rusaknya moral generasi bangsa. nilai-nilai kemanusiaan semakin pudar. Sikap
dan perilaku yang jauh dari nilai nilai
al- Quran.
Oleh karena itu pada
kesempatan ini saya akan berpidato dengan judul “menyiapkan diri menjadi
generasi masa depan bangsa yang Qurani”
Hadirin .........
PEMUDA adalah generasi
penerus bangsa. pemuda adalah penentu
masa depan bangsa, artinya masa depan bangsa ini tergantung pada pemuda hari
ini. Harapan akan lahirnya generasi qurani dipandang mampu membawa bangsa yang
besar ini mencapai puncak kejayaan.
Sebagaimana Firman Allah dalam surat
Annisa ayat 9 :
وَلۡيَخۡشَ
الَّذِيۡنَ لَوۡ تَرَكُوۡا مِنۡ خَلۡفِهِمۡ ذُرِّيَّةً ضِعٰفًا خَافُوۡا
عَلَيۡهِمۡ ۖفَلۡيَتَّقُوا اللّٰهَ وَلۡيَقُوۡلُوا قَوۡلًا سَدِيۡدًا
Yang artinya
“Dan hendaklah takut
kepada Allah orang – orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang
lemah di belakang merekayang mereka khawatir kesejahteraannya.oleh sebab itu
hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan berbicara dengan tutur kata yang
benar.”
Teman – temanku yang berbahagia....
Selanjutnya ,bagaimanakah
cara membangun generasi qurani yang kuat dan bertanggung jawab ?
Saat ini posisi kita
adalah sebagai seorang pelajar , apa saja yang harus kita lakukan dalam mempersiapkan
untuk menjadi generasi masa depan bangsa yang qurani di zaman digital ini:
Yang pertama, Belajar dengan giat
Dengan belajar kita akan mendapatkan ilmu
pengetahuan yang luas.
Rasulullah SAW bersabda :
Keutamaan orang berilmu adalah
laksana rembulan yang meredupkan jutaan kemilauan bintang – bintang di angkasa.
Dengan ilmu seseorang
tidak akan mudah terperangkap pada pengaruh buruk orang lain. Orang yang
berilmu akan memiliki landasan hidup yang kuat. Mampu membedakan yang benar dan
yang salah.
Yang kedua ,Memperdalam belajar
Alquran
Alquran adalah petunjuk
bagi manusia dalam menjalani hidup. Di dalam al Quran banyak sekali kisah –
kisah Nabi Muhammad yang dapat kita teladani. Tentang
surga dan neraka, tentang halal dan haram. Dengan belajar AlQuran diharapkan
akan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita pada Allah, sehingga tidak mudah terpesona
dengan godaan dunia.
Yang ketiga adalah Selektif
Yaitu
menyaring dan memilih berita , informasi, dan hiburan yang ada di media sosial.
Yang baik kita baca , kita lihat dan yang tidak baik kita hindari kita buang.
Dan yang keempat adalah Disiplin
Disiplin adalah taat dan
patuh pada aturan yang berlaku. Disiplin bukan bersifat mengatur, tapi
menempatkan segala kegiatan berdasarkan tempatnya atau waktunya.
Kedisiplinan merupakan sesuatu yang
sangat penting, karena disiplin juga merupakan salah satu kunci menuju
kesuksesan.
Teman- temanku yang berbahagia....
Mari sebagai generasi
penerus masa depan bangsa hendaknya kita mempersiapkan diri menjadi generasi
yang baik dan bertanggung jawab. Bayangkan jika kita tidak menyiapkan sejak
dini, mau jadi apa bangsa ini.
Hadirin .....
Yang terakhir mari kita
berdoa bersama-sama ,mudah mudahan Alloh SWT memberikan kemudahan, kesabaran
dan kekuatan kepada generasi bangsa ini,
sehingga mampu menggapai cita-citanya, dan kelak menjadi generasi yang mampu
menjadikan negara tercinta ini menjadi baldatun toyyibatun wa robbun ghofur.
Amin Ya Rabbal alamin
Demikian yang dapat saya sampaikan .
Akhirul kalam..
Wassalamualaikum wr.wb.
MENYIAPKAN DIRI MENJADI PEMIMPIN MASA DEPAN
Assalamualaikum wr. Wb.
Pada kesempatan ini, patutlah kita bersukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,
karena hanya dengan rahmat dan karunia-Nya, kita bisa berada disini, mengikuti
lomba pidato dalam keadaan sehat .
Kalau mencermati kenyataan yang ada sekarang ini , kita merasa sedih. Bagaimana tidak!korupsi ,kemungkaran
, kedholiman, kemaksiatan dan sejenis kerusakan moral lainnya telah terjadi di
negeri tercinta ini. Dan sebagian pelakunya adalah para pemimpin dan para pemuda .
Pertanyaannya sekarang, siapa yang bertanggung jawab?
Yang bertanggung jawab tentunya adalah kita bersama,
khususnya para pemimpin yang ada di negeri ini.
Oleh karena itu, Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan pidato dengan tema “Menyiapkan Diri
Menjadi Pemimpin Masa Depan”
Salah seorang
pujangga Mesir bernama Syekh Musthafa al Ghulayaini mengatakan:
Sesungguhnya
di tangan pemudalah urusan umat dan di kaki-kaki merekalah kehidupan umat.
Teman-temanku
yang berbahagia....
Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan hari ini untuk menjadi pemimpin bangsa di masa depan, diantaranya:
1. Belajar Jujur
Jujur adalah salah satu hal yang terpenting bagi pemimpin, dengan memiliki sikap jujur, kita bisa jauh dari yang namanya korupsi, oleh sebab itu mari persiapkan diri untuk selalu jujur dalam melakukan sesuatu. Saat di sekolah, ketika di rumah, dimanapun dan kapanpun kita berada, kejujuran adalah nomor satu yang harus menjadi dasar setiap sikap kita.
2. Belajar Adil
Adil adalah memperlakukan siapapun tanpa ada perbedaan. Misalnya
ketika kita menjadi ketua kelas, kita harus berlaku adil pada teman-teman kita,
tidak membedakan apakah dia kaya atau miskin, pandai atau biasa saja, yang cantik
atau kurang cantik, semua sama, kalau
mereka melakukan kesalahan harus ditegur dan diberi sangsi.
3. Sikap
percaya diri dan tidak berputus asa
Sikap ini harus selalu ditanamkan juga bagi anak sejak kecil, agar segala yang ingin diungkapkannya tersalur dan tidak menjadi beban. Misalkan dengan memimpin diskusi di kelas, atau berani tampil ketika ada perlombaan. Hal ini untuk melatih keberaniannya saat mengambil keputusan jika menjadi seorang pemimpin kelak.
4. Sikap empati
Empati adalah merasakan apa yang orang lain rasakan. apabila teman kita merasakan kesedihan kita ikut bersedih. Misalnya, saat teman kita ada yang terkena musibah bencana alam, kita memberikan bantuan dengan menyumbang uang atau barang, atau dengan cara membawa bekal makanan yang dilebihkan porsinya, jika ada teman yang tak bawa bekal, kita bisa berbagi dengannya. Apabila ada teman yang sakit kita menjenguknya, minimal mendoakannya. Sikap seperti ini harus ditanamkan sejak kecil, agar nanti menjadi pemimpin yang punya kepedulian tinggi terhadap rakyatnya.
5. Rasa
toleransi atau
menghargai pendapat orang lain.
Di dalam satu kelas, teman kita tentu berbeda-beda, baik agamanya,
sifatnya, keinginannya, kemampuannya. Walupun berbeda, kita harus menghargai,
menghormati dan tetap menyayanginya. Jadi, Jika kelak menjadi pemimpin akan
menjadi pemimpin yang bijaksana dalam menempatkan diri dan mampu berbaur dengan
siapapun.
Mari sebagai generasi penerus masa depan bangsa hendaknya kita mempersiapkan
diri menjadi generasi yang baik dan bertanggung jawab, dengan melatih diri kita
bersikap jujur, adil, disiplin, percaya diri, memiliki rasa empati dan
toleransi.
Bukan tidak mungkin, 30 tahun kedepan kita menjadi orang-orang yang memimpin
bangsa ini. Dan seandainyapun kita tidak menjadi pemimpin di negara ini,
setidaknya kita mampu memimpin diri kita sendiri.
Yang terakhir mari kita berdoa bersama-sama mudah mudahan Alloh memberikan
kemudahan, kesabaran dan kekuatan kepada
generasi bangsa ini, sehingga mampu menggapai cita-citanya, dan kelak menjadi
generasi yang mampu menjadikan negara tercinta ini menjadi negara yang makmur, aman,
tentram dan sejahtera serta selalu mendapatkan ampunan dan lindungan dari Tuhan
Yang Maha Esa. amin.
Demikian yang
dapat saya sampaikan .
Akhir kata
...
Wassalamualaikum
wr.wb.
=========================================================================
Penulis: Nur Mazidah, SDI AL HIDAYAH Samir=========================================================================

Alhamdulillah, sangat bermanfaat niki,
ReplyDeleteMudah dipahami anak anak,..bs lahirkan dai dai ah kondang teks sdh siap..tinggal lakukan pembinaan.Luarbiasa
Aamiin.. semoga Anak anak kita menjadi generasi2 qurani.. 🤲
ReplyDelete